Blog sebagai Sarana Media belajar

Dalam perkembangannya, dunia pendidikan di Indonesia telah banyak mengalami perubahan kurikulum. Dari penerapan kurikulum yang proses belajar mengajarnya berpusat pada guru, sampai dengan kurikulum yang proses belajar mengajarnya lebih berpusat pada siswa. Hal ini terjadi karena  pemerintah ingin menerapakn suatu sistem pendidikan yang  dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh setiap siswa. Saat ini pemerintah telah menerapkan suatu sistem pendidikan yang menggunakan kuriulum yang dikenal sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dimana penerapan kurikulum ini diharapkan dapat memberikan kebebasan pada guru untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa serta kondisi sekolah berada. Hat tersebut menuntut siswa untuk mencari informasi dan materi-materi pelajaran seluas mungkin.

BLOG sebagai media belajar


Sayangnya, sumber ilmu pengetahuan yang para guru dan siswa miliki untuk menunjang proses pembelajarannya relatif sedikit. Buku-buku teks pelajaran yang dimiliki oleh sekolah jumlahnya pun terbatas. Maka dari itu untuk mendukung kegiatan tersebut maka diperlukan suatu media belajar yang dapat dipergunakan siswa untuk  mencari suatu sumber belajar agar kurikulum yang telah ditetapkan ataupun diberlakukan  dapat terealisasi dengan baik.



Apa itu Media Pembelajaran?


Media (singular medium) berasal dari bahasa latin yang berarti antara atau perantara, yang merujuk pada sesuatu yang dapat menghubungkan informasi antara sumber dan penerima informasi. Heinin, Molenda, Russell, dan Smaldino (2002) mendefinisikan media sebagai sebuah saluran (channel) komunikasi. Sedangkan, saluran komunikasi adalah alat yang membawa pesan dari seorang individu ke individu lainnya (Rogers: 2003). Selanjutnya, media juga dipandang sebagai bentuk-bentuk komunikasi massa yang melibatkan sistem simbol dan peralatan produksi dan distribusi (Palazon, 2000).



Media pembelajaran, instructional media, adalah peralatan fisik yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik (Reiser & Dempsey, 2002).

Perbincangan komprehensif dan menyeluruh mengenai media pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari perkembangan awal teknologi pembelajaran. Media pembelajaran, instructional media, adalah peralatan fisik yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik (Reiser & Dempsey, 2002).



Pada zaman moderen ini media pembelajaran sudah tidak lagi sulit untuk didapatkan. Banyak media yang dapat dipergunakan oleh orang-orang yang berkecimpung didunia pendidikan untuk menunjang terlaksananya suatu proses pendidikan tersebut. Salah satu media yang sering dan mungkin sudah lumrah dikalangan masyarakat ataupun siswa yaitu internet. Internet telah menjelma menjadi sumber informasi yang lengkap, mudah, dan cepat untuk diakses oleh siapapun dan dimanapun. Pesatnya perkembangan IT, khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu institusi pendidikan. Di lingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university (e-University).



Bagi Indonesia, manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan. Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia: Akses ke perpustakaan; Akses ke pakar; Melaksanakan kegiatan kuliah secara online;Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan; Menyediakan fasilitas mesin pencari data; Meyediakan fasilitas diskusi; Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah;Menyediakan fasilitas kerjasama; dan lain – lain.



Tetapi disisi lain penggunaan internet banyak disalah gunakan seperti membuka situs-situs jejaring sosial, terlalu banyak chatting, friendster-an, bermain game online, dan mengakses pornografi yang sebenarnya kurang bermanfaat.

Padahal bila diikuti dengan baik ada sebuah teknologi di internet yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan menunjang proses pembelajaran itu yaitu blog



Apa itu Blog?


Blog  adalah sebuah website yang ditulis sesuai dengan kronologi waktu, lalu ditampilkan secara terbalik dari kronologi penulisan (maksudnya tulisan yang lebih baru akan muncul di atas tulisan yang lebih lama).Isi blog tidak harus berupa tulisan, tapi juga bisa gambar dan/atau video. Selain itu, di setiap blog biasanya juga terdapat fasilitas komentar yang memungkinkan terjadinya komunikasi, diskusi, atau bahkan debat antara pengunjung blog dengan pemilik blog atau antar pengunjung blog itu sendiri tentang tulisan yang ada di blog tersebut.

Dengan kata lain Blog adalah sebuah halamn web yang berisi tulisan pribadi atau kelompok yang diurutkan berdasarkan kronologis waktu dan memungkinkan pengunjungnya untuk memberikan komentar

Di dalam blog terdapat fitur-fitur yang dapat mendukung kegiatan penggunanya. Fitur-fitur tersebut antara lain post yaitu sebuah tulisan yang terpisah dengan tulisan-tulisan lainnya yang ada di dalam blog(menggambarkan isi dari blog), komentar yaitu fasilitas yang memberi kesempatan bagi para pengunjung sebuah blog untuk memberikan tanggapan mengenai tulisan dalam blog., tautan (link) yaitu sebuah tulisan yang menghubungkan antara sebuah halaman website dengan halaman yang lain., blogroll yaitu kumpulan tautan atau link dari halaman blog atau halaman web yang sering dikunjungi oleh pemilik blog, sidebar yaitu bagian dari sebuah halaman blog yang berada disamping kiri, kanan atau keduanya, sindikasi yaitu sebuah tulisan yang bisa dibaca ditempat lain yanpa mengunjungi blog itu sendiri, dan blog aggregator. Blog juga terdiri dari berbagai jenis, yaitu blog sebagai buku harian, linkfest,clubhouses, soapboxes, dan newsroom.



Bagaimana Sejarah Blog?


Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Netscape . Kemudian pada Januari 1994, Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.



Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis.Semenjak itu blog makin hari makin bertambah.



Apa kelebihan dan kekurangan Blog?


a.Kelebihan blog

Selain karena sifatnya yang ada dalam jaringan internet, beberapa kelebihan dari blog lainya adalah sifatnya berdiri sendiri sebagai media, selain itu blog juga cenderung non-formal dalam penggunaan bahasa yang dipakainya.

Blog memungkinkan terjadinya iteraktifitas atara sumber dengan penerima informasi. Informasi yang disampaikan akan langsung direspon, ditambahi, dikoreksi dan diperkaya oleh orang lain. Oleh karena itu, suatu topik mungkin bisa menjadi lebih menarik dengan adanya diskusi antara blooger dengan pengunjung weblognya.Weblog adalah media yang digunakan secara personal, baik individual maupun institusional.

Selain itu blog juga mempunyai kelebihan tersendiri yang mungkin menarik bagi setiap penggunanya.Dari sudut pandang Psikologi sesuai dengan core competence-nya, Mas Octave Ken Manungkarjono, penulis artikel tersebut mengatakan ada 4 hal yang membuktikan bahwa ngeBlog itu adalah aktivitas yang mencerdaskan otak kita.

1.ngeBlog itu merangsang otak

2.ngeBlog itu menyehatkan jiwa dan raga

3.ngeBlog itu suatu proses pembelajaran

4.ngeBlog itu melatih proses afiliasi dalam interaksi sosial



b. Kekurangan blog

Beberapa kekurangan blog diantaranya adalah rentan terkena virus, hacker atau spywere. Selain itu, blog juga kurang sentuhan manusiawi, mudah disalahgunakan fungsinya, dan tulisan yang ada di dalam blog kurang dapat dipertanggung jawabkan.Blog memang sebuah media yang cukup tepat untuk berbagi ilmu akan tetapi banyak orang yang masih berpikir dua kali untuk berbagi ilmu mereka melalui blog dengan alasan jangan jangan ilmu yang di bagi akan disalah gunakan atau diakui oleh orang lain, ini memang sebuah alasan yang masuk akal karena blog rawan akan copy paste setelah merasakan sendiri bagaimana susahnya membuat sebuah artikel apalagi tema atau topiknya membutuhkan konsentrasi, pengetahuan, pemahaman dan waktu meskipun sebenarnya content yang saya hasilkan masih kurang berbobot, akan tetapi tetap saja menguras tenaga dan pikiran tidak jarang tulisan tersebut merupakan tips dan trik hasil pengamatan sendiri

Untuk itu, ada beberapa upaya agar kekurangan ini dapat diminimalisir. Diantaranya yakni dengan menggunakan bahasa pemograman yang aman, manggunakan desein menarik, dan memiliki control penulisan artikel yang benar.



Blog merupakan salah satu media yang dapat mengembangkan kemampuan dan gagasan seseorang melalui tulisan. Berdasarkan kenyataan maraknya penggunaan Internet di kalangan pelajar, blog dapat menjadi sebuah sarana yang dapat meningkatkan kemampuan para siswa untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah. Melalui tulisannya di blog, setiap siswa dapat mengembangkan hal-hal yang telah didapat dari membaca atau mendengarkan penjelasan dari guru.



Dalam sebuah blog terdapat fasilitas yang dapat memperlihatkan tulisan seseorang langsung di internet dan dapat diakses oleh setiap pengguna internet.hal ini memungkinkan adanya komunikasi antar sesam siswa,guruataupun pengguna internet lainnya.Tulisan dalam blog juga dapat lebih berkembang dengan adanya komentar-komentar dari pengguna blog lainnya dan memungkinkan terjadinya diskusi secara online.



Peran guru dalam membangun kultur pembelajaran melaui blog sangatlah penting. Motivasi setiap siswa untuk menuangkan gagasannya melalui blog tidaklah terlepas dari dukungan guru sebagai pengajar. Guru juga dapat mengarahkan diskusi dan komentar-komentar tentang materi atau tulisan yang sudah dibuat oleh para siswanya. Selain itu, guru juga bisa menyampaikan materi atau tugas melalui blog sehingga memudahkan penyebaran informasi.

Blog memberikan sebuah peluang agar kegiatan belajar lebih menarik dan interaktif. Melalui blog, sumber-sumber materi yang relevan dapatdipublikasikan ke seluruh penjuru sehingga bisa diakses oleh siapapun. Dengan demikian kesulitan siswa dalam mengumpulkan sumber-sumber informasi yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dapat diatasi.Oleh karena itu, blog merupakan salah satu media pembelajaran yang strategis untuk meningkatkan proses pembelajaran yang aktif dan interaktif.



Terdapat beberapa metode yang bisa digunakan oleh para guru dan siswa dalam memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran.

1. Blog Guru sebagai Pusat Pembelajaran


Guru dapat menuliskan materi belajar, tugas, maupun bahan diskusi di blognya,kemudian para muridnya bisa berdiskusi dan belajar bersama-sama di blog gurunya tersebut. Keuntungan dari metode ini adalah metode ini relatif cepat dan mudah bagi para siswa, karena para siswa tidak perlu membuat blognya masing-masing. Selain itu, karena semua interaksi dilakukan di blog sang guru, setiap aktivitas yang dilakukan oleh para siswa

tersebut dapat dipantau dengan mudah oleh guru tersebut. Hal ini akan meminimalisir adanya kalimat-kalimat negatif dari para siswa tersebut di blog-nya.Guru tentu saja harus mempromosikan blog-nya di kelas setiap kali dia mengajar, agar para siswa mengetahui tentang blog tersebut.

2. Blog Guru dan Blog Murid yang Saling Berinteraksi


Guru, yang harus memiliki blog, mengharuskan murid memiliki blog-nya masing-masing, sebagai sarana mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya. Metode ini bisa memacu iklim kompetisi antar siswa, karena tentu saja para siswa ingin blognya menjadi yang terbaik.

Kelebihan yang cukup signifikan dari metode kedua ini dibandingkan dengan metode pertama adalah bahwa para siswa akan memiliki semangat yang lebih dalam berkompetisi dengan teman-temannya.Tentu saja iklim kompetisi ini harus ditumbuhkan oleh guru dengan cara memberi berbagai bonus baik itu bonus nilai maupun bonus di dunia nyata bagi siswa yang blog-nya diurus dengan rutin dan serius.Apabila hal ini dilakukan secara berkala, setiap siswa pun akan terbiasa menulis dan membaca. Hal ini akan membuat para siswa menjadi selangkah lebih maju secara intelektual.

3.Komunitas Blogger Pembelajar


Ada sebuah blog sebagai pusat pembelajaran (bisa berupa blog aggregator atau blog dengan beberapa kontributor), dengan guru-guru dan siswa dari berbagai sekolah bisa tergabung dalam komunitas blogger pembelajar tersebut. Sebuah blog yang agak mirip dengan konsep ini tapi belum dimanfaatkan sebagi media pembelajaran bagi para muridnya adalah blog.



Blog dikatakan sebagai media pembelajaran yang efektif apabila dikelola dengan baik sehingga dapat memenuhi prinsip bahan ajar, yaitu a) kebenaran, b) sesuai dengan perkembangan anak, c) up to date, d) keseimbangan diantara luas dan kedalaman bahan.



Peran guru dalam membangun  kultur pembelajaran melalui blog sangatlah penting. Motivasi siswa untuk menuangkan gagasannya melalui blog tidaklah terlepas dari dukungan guru sebagai pengajar. Guru juga dapat mengarahkan diskusi dan komentar-komentar tentang materi atau tulisan yang sidah dibuat oleh para siswanya.Selain itu, guru juga bisa menyampaikan meteri atau tugas melaui blog. 



Kalau begitu kenapa dosen atupun guru sebaiknya punya blog?

Ada banyak alasan:

1.Punya blog itu gratis
2.Punya blog itu mudah
3.Blog cocok untuk profesi dosen/guru(dapat membagikan pengetahuan peda siswa)
4.Blog memberikan alternatif dalam publikasi
5.Blog melatih kita berpikir
6.Blog dapat dipakai untuk pengelolaan pengetahuan(dokumentasi)
7.Adanya komunitas blogger
8.Memiliki blog dapat dikatakan modern


Blog merupakan salah satu media belajar berbasis multimedia yang ditunjang oleh beberapa fitur dan beberapa program didalamnya. Dengan demikian diharapkan  berbagai kalangan yang terlibat dalam penyusunan program pembelajaran berbasis multimedia cukup menjaga tingginya pergeseran nilai pendidikan yang ada selama ini. Yang jelas kehadiran sarana multimedia khususnya blog cukup memberi warna pada proses pendidikan di kelas. Guru hendaknya berpandangan, multimedia sebagai sarana pokok dalam pembelajaran, eksistensi dan kehadirannya tetap diperlukan. Siswa sangat memerlukan arahan dan bimbingan guru. Sehebat apapun alat peraga yang paling canggih, peran guru tetap yang akan menentukan.



sumber : https://s.id/7lFGc
Terima kasih atas masukannya. Anda sangat membantu kami meningkatkan Guru.My.ID.

Bagikan Artikel ini

Artikel Lain

0 Comments

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel